Selasa, 06 Oktober 2009

MANAJEMEN MEDIA

TUGAS ANALISIS MEDIA MASSA YANG BANGKRUT ATAU GAGAL
Oleh Fandi octariawan (153060023)

BANGKRUTNYA CHICAGO TRIBUNE

Salah satu surat kabar yang ada di Amerika Serikat, yaitu “Chicago Tribune” dinyatakan bangkrut. Hal itu karena perusahaan yang menerbitkan surat kabar tersebut tidak mampu lagi untuk memenuhi kewajibannya dan juga mempunyai hutang sebesar 13 miliar dollar AS atau sekitar Rp 156 Triliun.
Kebangkrutan dari “Chicago Tribune” bisa dilihat dari gagalnya perusahaan dalam menjalankan fungsi manajemen. Salah satu fungsi manajemen tersebut adalah perencanaan. Dalam perencanaan ini, Tribune Co sebagai perusahaan yang menerbitkan “Chicago Tribune” bisa dikatakan salah dalam merumuskan strategi yang harus dilakukan dalam mencapai tujuan dan target bisnis surat kabar di Amerika Serikat. Sebagai buktinya adalah oplah penjualan “Chicago Tribune” yang terus merosot. Itu karena sebagian besar masyarakat Amerika Serikat lebih senang membaca surat kabar versi online yang didominasi oleh perusahaan surat kabar Amerika Serikat, yaitu The New York Times Co. Seharusnya Tribune Co sebagai penerbit “Chicago Tribune” tidak hanya menerbitkan surat kabar versi cetak tetapi juga menyajikannya dalam versi online yang dikemas semenarik mungkin sehingga masyarakat Amerika Serikat tertarik untuk membacanya dan dapat bersaing dengan surat kabar versi online lainnya. Hal itu juga mengingat pada saat ini perkembangan teknologi semakin canggih. Selain dari salahnya merumuskan strategi yang menyebabkan “Chicago Tribune” bangkrut, penyebab lainnya adalah masalah sumber daya keuangan. “Chicago Tribune” mengalami masalah keuangan karena penerimaan iklan yang juga terus merosot disebabkan oleh pemasang iklan yang menangguhkan pemasangan iklan karena resesi ekonomi yang melanda seluruh negara di dunia, padahal iklan merupakan sumber keuangan yang paling besar untuk menjalankan produksi surat kabar, termasuk itu surat kabar “Chicago Tribune”.

Selasa, 13 Januari 2009

KOMUNIKASI KONTEMPORER

TUGAS UJIAN AKHIR SEMESTER KOMUNIKASI KONTEMPORER

NAMA : FANDI OCTARIAWAN
KELAS : A
NIM : 153060023


Dampak pemberitaan bom Bali di media massa bagi citra Indonesia di lingkup internasional
Oleh : Fandi Octariawan (153060023), Kelas A
Abstract
Bomb Bali that happened in Indonesia in the year 2002 and 2005 arise victim about 202 people and injure 209 people. victim come from foreign tourist. with the existence of the bali bomb bring impact to Indonesia state caused by news in mass media bringing to corner Indonesia, good that mass media coming from within country and also abroad. with the existence of the news make Indonesia image in international scope become is ugly.
Keywords : Terorisme, Pemberitaaan Media Massa, Bom Bali, Citra Indonesia
Pendahuluan
Kejadian bom Bali beberapa tahun silam di Indonesia yang memakan ratusan korban jiwa dari berbagai kalangan membawa berbagai dampak bagi Indonesia, baik itu langsung maupun tidak langsung. Aksi bom Bali tersebut dilakukan oleh sekelompok terorisme yang membeci negara-negara barat seperti Australia, Amerika Serikat, dan Inggris. Negara tersebut juga yang sangat mengecam tindakan yang dilakukan oleh terorisme tersebut karena sebagian besar korban dari bom Bali berasal dari negara tersebut. Itu diperparah lagi dengan adanya media massa yang menyebarkan pemberitaan tentang bom Bali kepada seluruh masyarakat di dunia, baik itu lewat media cetak maupun media elektronik.
Peran dari media massa itu sendiri ketika bom Bali baru saja terjadi sangat penting, seperti memberikan informasi mengenai bom Bali bagi masyarakat dari dalam negeri dan masyarakat dari luar negeri. Itu dibuktikan setelah beberapa menit bom Bali terjadi, beberapa media elektronik menayangkan breaking news untuk menjelaskan bagaimana bom bali Itu terjadi, jumlah korban jiwa akibat bom Bali, dan lain-lain. Sedangkan sehari setelah bom Bali terjadi, berbagai media cetak berlomba-lomba untuk memuat berita mengenai bom Bali dan menaruh berita tersebut di halaman utama. Itu dikarenakan masyarakat, baik itu dari dalam negeri maupun luar negeri membutuhkan berita yang sesuai fakta dan dapat dipercaya mengenai bom Bali itu sendiri. Bahkan media massa yang berasal dari luar negeri berbondong-bondong datang ke Bali untuk meliput secara langsung dan menginformasikannya kepada masyarakat dimana media massa itu berasal. Secara langsung maupun tidak langsung pemberitaan besar-besaran mengenai Bom bali membawa dampak yang buruk bagi Indonesia di lingkup internasional apalagi beberapa pelaku bom Bali ada yang berasal dari Indonesia sendiri.
Dampak dari pemberitaan media massa mengenai bom bali bagi Indonesia terutama di lingkup internasional sangat banyak. Seperti adanya travel warning dari Amerika Serikat bagi warganya yang akan melakukan perjalanan atau kunjungan ke Indonesia karena menganggap Indonesia kurang aman bagi warganya. Dengan adanya travel warning tersebut, sektor pariwisata di Indonesia terutama di Bali mengalami penurunan yang signifikan dan jumlah dari devisa yang masuk ke tangan Indonesia otomatis juga berkurang. Itu belum lagi adanya julukan negara terorisme bagi Indonesia dari beberapa negara yang menyebabkan ketika orang Indonesia yang berkunjung ke negara lain mengalami pemeriksaan yang ketat dari pihak keamanan negara setempat. Hal itu dilakukan karena negara-negara lain takut kejadian serupa seperti bom Bali, terjadi di negaranya.
Kerangka teori

Dalam menganalisis masalah ini diperlukan bantuan dari teori komunikasi untuk memecahkannya. Ada beberapa teori yang tepat untuk memecahkan masalah ini, yaitu :

  • Teori peluru
    Dalam teori ini menjelaskan bahwa seorang komunikator dapat menembakkan peluru komunikasi yang begitu ajaib kepada khalayak yang pasif tidak berdaya (schramm dalam onong 2003 : 265).
    Di dalam masalah ini yang membahas mengenai dampak pemberitaan bom Bali di media massa bagi citra Indonesia di lingkup internasional dalam penyelesaian masalahnya menggunakan teori peluru karena pemberitaan bom Bali di media massa langsung direspons oleh negara-negara di dunia selanjutnya negara tersebut melakukan sebuah tindakan atas respons berita bom Bali itu dengan memberikan travel warning kepada warganya untuk tidak mengunjungi atau melakukan perjalanan ke Indonesia sehingga secara langsung maupun tidak langsung membawa berbagai dampak bagi Indonesia.
  • Teori agenda seting
    Inti pemikiran dari teori ini adalah bahwa media dalam hal ini media massa selalu mengarahkan kita pada situasi dan isu-isu apa yang harus kita tanggapi dan perbincangkan. Media memberikan agenda-agenda melalui pemberitaanya, sedangkan masyarakat akan mengikutinya. Menurut teori ini media mempunyai kemampuan untuk menyeleksi dan mengarahkan perhatian masyarakat pada gagasan atau peristiwa tertentu. Atau dengan kata lain agenda media juga merupakan agenda masyarakat atau audience/ khalayaknya (nurudin, 2007 : 195).
    Menurut (Manheim dalam onong 2003:288) dalam pemikirannya tentang konseptualisasi agenda yang potensial untuk memahami proses agenda setting menyatakan bahwa agenda setting meliputi tiga agenda, yaitu agenda media, agenda khalayak dan agenda kebijaksanaan.
    Stephen W. littlejohn dalam nurudin, 2007 :197) pernah mengatakan, agenda seting ini beroperasi dalam tiga bagian, yaitu Agenda itu sendiri harus diformat dan Proses ini akan memunculkan masalah bagaimana agenda media itu terjadi pada waktu pertama kali, Agenda media dalam banyak hal mempengaruhi atau berinteraksi dengan agenda publik atau kepentingan isu tertentu bagi publik sehingga Pernyataan ini memunculkan pertanyaan mengenai seberapa besar kekuatan media mampu mempengaruhi publik itu melakukanya, Agenda publik mempengaruhi atau berinteraksi ke dalam agenda kebijakan. Agenda kebijakan adalah pembuatan kebijakan publik yang dianggap penting bagi individu.

Pembahasan

Bom bali terjadi di Indonesia sebanyak dua kali, yaitu pada tahun 2002 dan tahun 2005. Dengan adanya dua bom Bali tersebut maka khalayak menyebutnya dengan bom Bali I dan bom Bali II. Bali I terjadi pada malam hari tanggal 12 oktober 2002 di Kuta, pulau Bali, Indonesia. Peristiwa tersebut menewaskan 202 orang dan 209 lainnya mengalami luka berat dan luka ringan. Korban dari bom Bali I kebanyakan berasal dari wisatawan mancanegara, seperti dari Australia, Inggris, Amerika Serikat, Jerman, Swedia, Belanda, Prancis, Denmark, Selandia Baru, Swiss, Brasil, Kanada, Jepang, Afrika Selatan, Korea Selatan, Ekuador, Yunani, Italia, Polandia, Portugal, dan Taiwan. Tersangka bom Bali I berasal dari Indonesia dan melakukan peledakan tersebut karena mereka benci dengan negara-negara barat, seperti Amerika Serikat. Dari beberapa tersangka yang tertangkap dalam kurun waktu dua bulan setelah kejadian bom Bali I, tiga diantaranya dijatuhi hukuman mati, mereka antara lain Imam Samudra, Amrozi, Mukhlas.

Bom Bali II terjadi pada tanggal 1 oktober 2005. Dalam bom Bali II terjadi sebanyak 3 pengeboman, antara lain di Kuta 1 bom, yaitu di restoran RAJA’s dan di Jimbaran 2 bom, yaitu di kafe nyoman dan kafe menega. Bom tersebut dilakukan dengan cara bunuh diri. Hal itu dibuktikan dengan ditemukannya badan yang hancur berlebihan di tempat kejadian perkara setelah bom tersebut terjadi. Bom Bali II memakan korban 23 orang dan 196 orang mengalami luka-luka. Korban tewas itu berasal dari Indonesia sebanyak 15 orang, Jepang sebanyak 1 orang, Australia sebanyak 4 orang, dan 3 orang lainnya diperkirakan berasal dari pelaku peledakan.

Setelah bom Bali terjadi baik itu bom Bali I maupun bom Bali II, wartawan dari media cetak maupun media elektronik langsung berdatangan di Bali untuk meliput secara langsung. Bahkan wartawan dari negara-negara lain juga rela datang ke Bali hanya untuk mengetahui perkembangan mengenai kejadian bom Bali. Hal itu membuktikan bahwa bom Bali merupakan sebuah peristiwa besar yang dapat mempengaruhi khalayak. Sehari setelah bom Bali terjadi, media massa langsung memberitakan kejadian itu sebagai headline agar semua khalayak mengetahui mengenai bom Bali. Adanya pemberitaan di media massa yang besar-besaran membuat khalayak terutama yang berasal dari luar negeri mempunyai persepsi bahwa Indonesia merupakan negara yang tidak aman untuk dikunjungi. Hal itu membuat negara-negara asing memberikan tarvel warning pada warganya agar tidak berkunjung ke Indonesia.

Dengan adanya pemberitaan yang menghebohkan tersebut membawa dampak tersendiri bagi Indonesia, dampak itu ada di lingkup nasional maupun lingkup internasional.

Di lingkup nasional :

  1. Mata uang rupiah melemah pada pembukaan pedagangan sehari setelah kejadian bom Bali.
  2. Harga saham di IHSG Bursa Efek Jakarta anjlok.
  3. Sektor pariwisata melemah.

Di lingkup internasional :

  1. Indonesia dijuluki sebagai negar teroris oleh negara-negara asing
  2. Adanya travel warning dari negara-negara asing untuk warganya yang akan berkunjung ke Indonesia
  3. Orang Indonesia yang akan berkunjung ke negara lain mengalami pemeriksaan yang ketat dan bahkan ada yang ditolak untuk masuk ke negara tersebut.
  4. Citra Indonesia di lingkup Internasional menjadi buruk.

Penutup

Dari penjelasan di atas dapat diketahui bahwa fungsi media massa dalam penyebaran berita dapat menciptakan berbagai macam persepsi dari khalayak mengenai suatu kejadian apalagi kejadian tersebut berskala internasional. Itu karena khalayak percaya akan berita yang disampaikan oleh media massa baik itu media cetak maupun media elektronik. Di sini media elektronik mempunyai peran yang besar dalam menciptakan suatu persepsi khalayak karena media elektronik mempunyai ciri khas yang menarik karena bersifat audio visual yang dapat menggambarkan suatu kejadian secara utuh dan terpercaya. Dalam penyebaran berita sebaiknya media massa, baik itu yang cetak maupun elektronik ketika menyebarkan suatu berita tidak memperbesar suatu masalah yang terjadi dalam suatu kejadian tertentu agar khalayak tidak mempunyai persepsi yang negatif pada obyek suatu berita.

Daftar pustaka

Effendy, Onong Uchjana, 2003, Ilmu, Teori, dan Filsafat Komunikasi, PT Citra Aditya Bakti, Bandung

Nurudin, 2007, Pengantar Komunikasi Massa, PT Rajagrafindo Persada, Jakarta

Dari internet :

(http://id.wikipedia.org/wiki/Bom_Bali_2002 diakses tanggal 9 januari 2009, at 07.15 pm)

(http://id.wikipedia.org/wiki/Pengeboman_Bali_2005 diakses tanggal 9 januari 2009, at 07.15 pm)

Senin, 11 Agustus 2008

PTK

TUGAS PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI

NAMA : FANDI OCTARIAWAN
NO MAHASISWA : 153060023
KELAS : A

PENGGUNAAN INTERNET SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI

PENDAHULUAN
Perkembangan media komunikasi dari masa ke masa mengalami kemajuan yang sangat pesat. Hal itu dimulai ketika ditemukannya mesin telegram sebagai media komunikasi sampai ditemukannya komputer yang bisa digunakan untuk akses internet. Dengan adanya internet, semua orang bisa melakukan komunikasi dengan orang lain yang berada di daerah lain bahkan di negara lain tanpa saling tatap muka dan tanpa batasan waktu, jarak dan ruang. Adapun program-program di internet yang bisa digunakan untuk komunikasi, seperti friendster, yahoo mesegger, e-mail, dan lain-lain. Sekarang ini sesuatau hal seperti internet bukanlah barang yang mewah lagi hal itu disebabkan karena dari kalangan bawah sampai kalangan atas, dari yang muda sampai yang tua bisa memakainya. Internet sendiri mempunyai kelebihan dan kekurangan serta berbagai dampak baik itu yang positif maupun yang negatif. Salah satu contoh dampak negatif dari internet adalah ada satu keluarga di luar negeri yang berkomunikasi dengan anaknya menggunakan internet padahal mereka tinggal dalam satu rumah.
PEMBAHASAN
Komputer yang dulunya hanya digunakan sebagai alat hitung saja, setelah dikembangkan bisa digunakan untuk mengakses internet. Internet itu sendiri dapat diartikan sebagai jaringan jalan yang dilewati oleh paket-paket yang berisi informasi yang mempunyai aturan-aturan tertentu. Itu dikarenakan ada perangkat peraturan yang digunakan pada internet yang dinamakan Transmission Control Protocol/ Internet Protocol (TCP/IP).

Internet terbentuk karena dua hal, yaitu :

  • Adanya hubungan fisik yang terdiri dari sambungan data berkecepatan tinggi yang menghubungkan jaringan-jaringan komputer.
  • Karena protokol OTC/IP telah luas diterima sehingga informasi dapat mengalir secara terbuka dalam jaringan-jaringan yang saling berhubungan.

Pada mulanya internet hanya digunkan untuk kepentingan militer. Itu dibuktikan pada akhir tahun 1960-an, Advanced Researh Projects Agency Departemen Pertahanan Amerika Serikat mulai membiayai proyek-proyek yang mengembangkan jaringan komputer percobaan guna mendukung kegiatan penelitian militer sehingga memungkinkan para peneliti yang tersebar di Amerika Serikat dapat dengan mudah saling bertukar file komputer dan saling berkirim surat. Setelah dikembangkan lebih lanjut, kegunaan internet tidak hanya untuk kepentingan militer saja melainkan sudah digunakan untuk mencari informasi serta sebagai media komunikasi.
Dengan adanya kemampuan internet sebagai media komunikasi, semua orang dari berbagai belahan dunia bisa saling berkomunikasi tanpa memperdulikan jarak dan waktu serta tanpa adanya tatap muka.

Adapun program-program dari internet yang dapat digunakan untuk berkomunikasi, yaitu :

1. Electronic Mail (E-Mail)
Electronic Mail adalah aplikasi atau program yang berfungsi untuk mengirimkan surat secara elektronik dengan menggunakan komputer sehingga pengiriman akan lebih cepat dan efisien dibandingkan dengan jasa pos maupun fax serta dapat mempercepat proses interaksi antar lembaga karena tidak melalui birokrasi surat yang berbelit-belit. Electronic Mail juga dapat diartikan cara mengirimkan pesan timbal balik antara orang-orang yang memiliki alamat internet serta orang-orang pada jaringan-jarungan lain yang punya hubungan e-mail ke internet.

Beberapa bentuk e-mail yang berguna, yaitu :

  • Komunikasi orang ke orang yang dikirim ke alamat penerima.
  • Komunikasi satu ke banyak orang agar pesan tersebut dapat dibaca banyak orang meski pesan itu tidak dikirim ke kotak pos mereka masing-masing.

Beberapa kelebihan E-mail dibanding dengan surat biasa, antara lain :

  • E-mail lebih cepat daripada surat biasa.
    Hal itu dibuktikan dengan adanya seorang wartawan di St. Petersburg, Rusia yang melaporkan mendapat jawaban atas e-mail yang dikirimkannya ke Washington DC dalam waktu kurang dari empat jam.
  • E-mail lebih mudah daripada surat biasa.
    Perangkat lunak untuk e-mail memungkinkan pengguna menjawab pesan-pesan secara otomatis cukup dengan menekan bebepara tombol saja serta tidak perlu menyediakan sampul surat atau perangko.
  • E-mail tidak resmi.
    Bahasa yang digunakan dalam E-mail lebih mendekati bahasa orang ketika bercakap-cakap serta pesan yang disampaikan sangat singkat dan langsung ke persoalan. Itu dikarenakan dalam E-mail, informasilah yang paling penting.
  • E-mail lebih baru.
    Setiap pesan yang dikirimkan kemungkinan besar akan langsung sampai pada orang-orang yang dituju betapapun sibuknya orang yang dikirimi pesan sehingga bagi beberapa orang,E-mail terasa amat penting.

Beberapa kerumitan E-mail, antara lain:

  • Ketika anda akan menggunakan E-mail, anda harus menyediakan beberapa jenis perangkat lunak.
  • Sering terjadi kesalahan pengiriman pesan ke alamat yang seharusnya tidak dituju. Itu karena meski internet memiliki format standar untuk alamat, anda juga dapat mengirim pesan pada orang yang berada di luar jaringan internet.
  • Mengenai lingkup pribadi dan keamanan kurang terjaga. Itu disebabkan pesan e-mail dapat dibaca lebih dahulu oleh pengelola sistem komputer.

2. Friendster
Friendster merupakan situs pertemanan di internet yang memungkinkan setiap orang berteman dan berkomunikasi dengan orang lain yang ada di semua belahan dunia tanpa bertatap muka terlebih dahulu sehingga masalah jarak dan waktu dapat diabaikan.Di dalam friendster, kita dapat menambah teman di dunia maya dan juga dapat berkomunikasi dengan teman-teman kita yang sudah lama tidak pernah bertemu.

3. Internet Relay Chat (IRC)
IRC membuat internet serupa dengan jaringan radio CB Internasional yang terdiri atas saluran-saluran berbeda dengan tema-tema berbeda pula. Dengan adanya IRC, anda dapat berbincang-bincang dengan banyak orang sekaligus di dunia maya, yang dapat diartikan orang berkumpul dalam “saluran” untuk bercakap-cakap dalam kelompok secara terbuka atau pribadi. IRC itu sendiri pertama kali ditulis oleh Jarkko Oikarinen di Finlandia tahun 1988 dan kini digunakan di lebih dari 60 negara di seluruh dunia. IRC merupakan sebuah alternatif yang dapat diandalkan ketika alat-alat komunikasi tradisional rusak atau tidak sepenuhnya berfungsi pada saat ada kejadian penting.

Beberapa kelemahan dari IRC, antara lain :

  • Perangkat lunak client IRC tidak tersebar luas dibandingkan dengan alat internet yang lain.
  • Percakapan bisa sulit diikuti, terutama pada saluran yang aktif ketika banyak orang bercakap-cakap dalam waktu yang bersamaan.
  • IRC mendorong orang menggunakan nama samaran sehingga menyebabkan percakapan menjadi dangkal
  • Dalam IRC sering digunakan bahasa-bahasa khusus sehingga mempersulit proses memeriksa benar tidaknya suatu informasi.

4. Newsgroup Usenet
Newsgroup dapat diartikan sebagai kelompok diskusi tanpa alamat yang memungkinkan orang bercakap-cakap yang tidak tergantung dengan waktu, termasuk percakapan tunda. Disebut kelompok diskusi tanpa alamat karena dalam penggunaannya tidak memerlukan e-mail.
Berita-berita yang ada di newsgroup disampaikan pada beberapa server yang berhubungan satu sama lain atas dasar perjanjian bilateral antara pengelola sistem. Bila satu server mendapat berita dari sebuah server yang lain, ini dinamakan news feed (berita masuk). Bila anda membaca berita yang disampaikan pada newsgroup, artinya berita yang anda baca itu berada dalam sebuah server, bukan dalam komputer anda. Sama halnya, bila anda mengirim berita, berita itu disampaikan pada sebuah server. Berita itu tidak secara otomatis disebarkan pada ribuan orang.

Newsgroup memiliki beberapa kelebihan, antara lain :

  • Berita tidak dikirimkan ke komputer anda, tetapi berada dalam server sehingga ketika anda membaca berita-berita newsgroup, kotak e-mail anda tidak dipenuhi berita bila diskusi menghangat.
  • Anda tidak harus menghentikan kiriman berita bila anda akan keluar kota atau tidak dapat memantau e-mail anda selama seminggu atau bahkan lebih.

Kelemahan dari newsgroup, yaitu :

  • Sebagian besar sistem usenet tidak menyimpan arsip berita masuk sehingga anda hanya dapat mengikuti diskusi yang sedang berjalan.
  • Tidak semua orang yang punya hubungan dengan internet dapat dengan mudah mengunjungi newsgroup.

5. Discussion list
Discussion list merupakan kelompok diskusi yang menggunakan e-mail untuk menghasilkan komunikasi satu ke banyak orang. Kelompok diskusi dapat dianggap sebuah ruang pertemuan elektronik tempat orang yang mempunyai minat yang sama dan berkumpul untuk membahas persoalan yang menarik perhatian mereka. Cara kerja dari discussion list seperti berikut, orang mengirimkan e-mail pada alamat tertentu untuk discussion group tertentu. Proses itu kemudian secara otomatis diteruskan pada semua orang yang menjadi anggota kelompok itu. Setiap orang yang menjadi anggota kelompok diskusi itu mendapat kesempatan membaca pesan tersebut.

Manfaat internet sebagai media komunikasi, antara lain :

  • sebagai sarana untuk kerja sama antar pribadi atau kelompok tanpa mengenal batas jarak dan waktu, batas negara, ras, kelas ekonomi, ideologi, atau faktor lain yang biasanya dapat menghambat pertukaran pikiran.
  • Merupakan sarana diskusi global bagi para profesional, peneliti, pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum.

KESIMPULAN
Kegunaan komputer yang semula hanya untuk mesin hitung saja, setelah dikembangkan dapat digunakan untuk akses internet. Internet itu sendiri mulanya digunakan hanya untuk kepentingan militer dan setelah beberapa tahun bisa digunakan untuk kepentingan pribadi seperti untuk mencari informasi dan sebagai media komunikasi. Penggunaan internet sebagai media komunikasi memudahkan semua orang untuk berkomunikasi dengan orang lain di semua belahan dunia tanpa batasan waktu, jarak dan ruang dengan bantuan program-program di internet, seperti, e-mail, friendster, IRC, newsgroup usenet, dan discussion list. Setiap program-program tersebut memiliki fungsi masing-masing. Selain itu, juga memiliki kelebihan dan kelemahan sendiri-sendiri. Sehingga bisa menuntun orang yang akan memakai program untuk berkomunikasi di internet memilih mana yang baik dan tidak ada yang merasa dirugikan satu sama lainnya. Internet itu sendiri sebagai media komunikasi mempunyai manfaat, salah satunya seperti sebagai sarana diskusi diantara semua lapisan masyarakat baik itu peneliti, mahasiswa, maupun masyarakat biasa.

DAFTAR PUSTAKA
Koswara, 1998, Dinamika Informasi Dalam Era Global, PT Remaja Rosdakarya, Bandung
Reddick, Randy, Elliot King, 1996, Internet Untuk Wartawan, Yayasan Obor Indonesia, Jakarta

Senin, 28 Juli 2008

PTK

TUGAS PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI

NAMA : FANDI OCTARIAWAN
NO. MAHASISWA : 153060023
KELAS : A

TEKNOLOGI 3,5 G

PENDAHULUAN

Perkembangan teknologi dalam bidang komunikasi dari zaman kuno sampai ke zaman modern berkembang begitu pesat. Contohnya dalam hal telepon. Telepon itu pertama kali ditemukan oleh Alexander Graham Bell yang masih menggunakan kabel sebagai penghubung dalam berkomunikai sehingga banyak kabel-kabel yang terhubung antara rumah yang satu dengan yang lainnya. Hal itu dianggap tidak efisien dan merusak pemandangan. Di era selanjutnya seorang penemu yang bernama Ericson menemukan telepon tanpa kabel dan menggunakan pemancar sebagai penyambungnya. Pada saat itu kegunaannya hanya untuk telepon saja dan dikembangkan lagi dari tahun ke tahun sehingga bisa digunakan untuk SMS, GPRS, hingga untuk akses internet. Pada saat ini sedang terjadi peralihan dari teknologi 3 G yang bisa digunakan untuk video call sampai menonton televisi dengan menggunakan telepon genggam atau handphone ke teknologi 3,5 G yang bisa digunakan untuk akses internet dengan kecepatan sampai 3,6 Mbps yang berbasis HSDPA. Dengan teknologi 3,5 G semua orang tidak perlu kebingungan lagi dalam mengakses internet dan dapat mengakses internet dengan menggunakan telepon genggam atau handphone dimana-mana. 3,5 G mampu mengirimkan data dengan kecepatan hampir sepuluh kali lipat dari teknologi 3 G. Dengan berbagai kelebihan yang dimiliki teknologi 3,5 G dibanding dengan teknologi 3G maka sebagian orang sudah mulai beralih menggunakan telepon genggam atau handphone yang berbasis 3,5 G.

PEMBAHASAN

3,5 G Merupakan teknologi transmisi data pita lebar yang dapat digunakan secara berpindah-pindah (mobile broadband) yang berbasis HSDPA (High-Speed Downlink Packet Access). Teknologi ini mampu mengirimkan data awal (initial data transmission speed) dengan kecepatan hampir sepuluh kali lipat dari kecepatan teknologi 3G. Teknologi 3,5 G berbasis HSDPA dikembangkan dari W-CDMA (Wideband CDMA) dan memberikan jalur evolusi untuk jaringan Universal Mobile Telecommunications System (UMTS). Dikatakan demikian, karena melalui HSDPA terbentuklah saluran W-CDMA yang baru, yaitu high-speed downlink shared channel (HS-DSCH) yang hanya digunakan untuk transmisi beragam informasi arah bawah menuju ponsel.
HSDPA fase pertama berkapasitas 4,1 Mbps. Kemudian menyusul fase 2 berkapasitas 11 Mbps dan kapasitas maksimal downlink peak data rate hingga mencapai 14 Mbit/s. Teknologi ini dikembangkan dari WCDMA sama seperti EV-DO mengembangkan CDMA 2000. HSDPA memberikan jalur evolusi untuk jaringan Universal Mobile Telecommunications System UMTS yang memungkinkan untuk penggunaan kapasitas data yang lebih besar (sampai 14,4 Mbit/detik arah turun).

KECEPATAN UNDUH DATA :
1. Di lingkungan perumahan teknologi ini dapat melakukan unduh data hingga berkecepatan 3,7 Mbps.
2. Dalam keadaan bergerak seseorang yang sedang berkendaraan di jalan tol berkecepatan 100 km/jam dapat mengakses internet berkecepatan 1,2 Mbps.
3. Di lingkungan perkantoran yang padat pengguna dapat menikmati streaming video dengan perkiraan kecepatan 300 Kbps.

KELEBIHAN HSDPA : Mengurangi tertundanya pengunduhan data (delay) dan memberikan umpan balik yang lebih cepat saat pengguna menggunakan aplikasi interaktif seperti mobile office atau akses Internet kecepatan tinggi untuk penggunaan fasilitas permainan atau mengunduh audio dan video. Kelebihan lain HSDPA, meningkatkan kapasitas sistim tanpa memerlukan spektrum frekuensi tambahan. Hal ini menyebabkan berkurangnya biaya layanan mobile data secara signifikan.

Salah satu dari kegunaan 3,5 G adalah untuk mengakses internet dengan menawarkan berbagai keuntungan untuk kalangan bisnis maupun perorangan. Keunggulan utama yaitu dengan kecepatan super tinggi hingga 3.6 Mbps menggunakan tehnologi High Speed Downlink Package Access (HSDPA) memperlihatkan bahwa teknologi 3,5 G sangat superior dibandingkan dengan teknologi generasi sebelumnya. Keuntungan lainnya yaitu sambungan langsung ke jaringan internet internasional ataupun lokal, fitur email opsional yang dilengkapi dengan antivirus dan antispam. Dengan menggunakan single id, anda dapat memilih tipe akses internet yang disediakan oleh IM2 seperti CDMA, Hotspot, Dial Up dan lainnya.


PENUTUPAN

3,5 G merupakan teknologi transmisi data pita lebar yang dapat digunakan secara berpindah-pindah yang berbasis HSDPA dan mampu mengirimkan data awal dengan kecepatan hampir sepuluh kali lipat dari kecepatan teknologi 3 G. Di samping itu 3,5 G mempunyai banyak kelebihan antara lain mengurangi tertundanya pengunduhan data dan memberikan umpan balik yang lebih cepat saat pengguna menggunakan aplikasi interaktif. Dengan kelebihan tersebut, 3,5 G mampu menggeser keberadaan 3 G yang sudah populer di kalangan pemakai telepon genggam atau handphone.

Kamis, 10 Juli 2008

PTK

TUGAS PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI

Nama : Fandi Octariawan
No Mahasisiwa : 153060023
Kelas : A

PERBEDAAN TEKNOLOGI DIGITAL DENGAN TEKNOLOGI ANALOG

Teknologi digital itu merupakan suatu teknologi yang proses pengiriman datanya dalam bentuk dua simbol, yaitu on dan of. Dengan menggunakan teknologi digital maka informasi yang dilewatkan merupakan perpaduan deyutan listrik yang terdiri dari on dan of. Kombinasi inilah yang diterjemahkan menjadi data. Sudah banyak alat-alat elektronik yang menggunakan teknologi digital, contohnya seperti komputer. Komputer mengolah data yang ada dengan cara digital, melalui sinyal listrik yang diterimanya atau dikirimkannya. Pada prinsipnya, komputer hanya mengenal dua arus, yaitu on atau off, atau istilah dalam angkanya sering juga dikenal dengan 1 (satu) atau 0 (nol). Kombinasi dari arus on atau off inilah yang yang mampu membuat komputer melakukan banyak hal, baik dalam mengenalkan huruf, gambar,suara, bahkan film-film menarik yang anda tonton dalam format digital.
Teknologi digital mempunyai beberapa kelebihan, antara lain :
1. Mempunyai kemampuan untuk memproses pengiriman data dalam lalu lintas komunikasi yang padat.
2. sinyal dalam bentuk digital mampu mengirimkan data dengan cepat, dengan kapasitas yang lebih, dan memiliki tingkat error yang kecil.
Sinyal digital merupakan hasil teknologi yang mengubah sinyal tersebut menjadi kombinasi urutan bilangan 0 dan 1 untuk proses informasi yang mudah, cepat dan akurat. Sinyal tersebut disebut sebuah bit.
Sinyal digital memiliki berbagai keistimewaan yang tidak dapat ditemukan pada teknologi analog, yaitu:
1. Mampu mengirimkan informasi dengan kecepatan cahaya yang dapat membuat informasi dapat dikirim dengan kecepatan tinggi.
2. Penggunaan yang berulang-ulang terhadap informasi tidak mempengaruhi kualitas dan kuantitas informasi itu sendiri.
3. Informasi dapat dengan mudah diproses dan dimodifikasi ke dalam berbagai bentuk.
4. Dapat memproses informasi dalam jumlah yang sangat besar dan mengirimnya secara interaktif.
Teknologi analog merupakan bentuk komunikasi elektromagnetik yang merupakan proses pengiriman sinyal pada gelombang elektromagnetik dan bersifat variable yang berurutan. Jadi sistem analog merupakan suatu bentuk sistem komunikasi elektromagnetik yang menggantungkan proses pengiriman sinyalnya pada gelombang elektromagnetik.Kecepatan gelombang ini disebut dengan Hertz (Hz) yang diukur dalam satuan detik. Misal dalam satu detik gelombang dikirim sebanyak 1000, maka disebut dengan 1000 Hertz. Kekurangan sistem analog ini adalah pengiriman sinyal agak lambat dan sering terjadi error. Hal-hal seperti ini tidak terjadi pada sistem digital. Oleh karenanya saat ini banyak peralatan maupun aplikasi yang beralih dari sistem analog menjadi sistem digital. Misalnya ketika seseorang berkomunikasi dengan menggunakan telepon, maka suara yang dikirimkan melalui jaringan telepon tersebut dilewatkan melalui gelombang. Dan kemudian, ketika gelombang ini diterima, maka gelombang tersebutlah yang diterjemahkan kembali ke dalam bentuk suara, sehingga si penerima dapat mendengarkan apa yang disampaikan oleh pembicara lainnya dari komunikasi tersebut.

Jumat, 04 Juli 2008

AKHIRNYA BLOG INI DAPAT KUBUAT JUGA
HAHAHAHAHAHA..................................... ok........