Senin, 28 Juli 2008

PTK

TUGAS PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI

NAMA : FANDI OCTARIAWAN
NO. MAHASISWA : 153060023
KELAS : A

TEKNOLOGI 3,5 G

PENDAHULUAN

Perkembangan teknologi dalam bidang komunikasi dari zaman kuno sampai ke zaman modern berkembang begitu pesat. Contohnya dalam hal telepon. Telepon itu pertama kali ditemukan oleh Alexander Graham Bell yang masih menggunakan kabel sebagai penghubung dalam berkomunikai sehingga banyak kabel-kabel yang terhubung antara rumah yang satu dengan yang lainnya. Hal itu dianggap tidak efisien dan merusak pemandangan. Di era selanjutnya seorang penemu yang bernama Ericson menemukan telepon tanpa kabel dan menggunakan pemancar sebagai penyambungnya. Pada saat itu kegunaannya hanya untuk telepon saja dan dikembangkan lagi dari tahun ke tahun sehingga bisa digunakan untuk SMS, GPRS, hingga untuk akses internet. Pada saat ini sedang terjadi peralihan dari teknologi 3 G yang bisa digunakan untuk video call sampai menonton televisi dengan menggunakan telepon genggam atau handphone ke teknologi 3,5 G yang bisa digunakan untuk akses internet dengan kecepatan sampai 3,6 Mbps yang berbasis HSDPA. Dengan teknologi 3,5 G semua orang tidak perlu kebingungan lagi dalam mengakses internet dan dapat mengakses internet dengan menggunakan telepon genggam atau handphone dimana-mana. 3,5 G mampu mengirimkan data dengan kecepatan hampir sepuluh kali lipat dari teknologi 3 G. Dengan berbagai kelebihan yang dimiliki teknologi 3,5 G dibanding dengan teknologi 3G maka sebagian orang sudah mulai beralih menggunakan telepon genggam atau handphone yang berbasis 3,5 G.

PEMBAHASAN

3,5 G Merupakan teknologi transmisi data pita lebar yang dapat digunakan secara berpindah-pindah (mobile broadband) yang berbasis HSDPA (High-Speed Downlink Packet Access). Teknologi ini mampu mengirimkan data awal (initial data transmission speed) dengan kecepatan hampir sepuluh kali lipat dari kecepatan teknologi 3G. Teknologi 3,5 G berbasis HSDPA dikembangkan dari W-CDMA (Wideband CDMA) dan memberikan jalur evolusi untuk jaringan Universal Mobile Telecommunications System (UMTS). Dikatakan demikian, karena melalui HSDPA terbentuklah saluran W-CDMA yang baru, yaitu high-speed downlink shared channel (HS-DSCH) yang hanya digunakan untuk transmisi beragam informasi arah bawah menuju ponsel.
HSDPA fase pertama berkapasitas 4,1 Mbps. Kemudian menyusul fase 2 berkapasitas 11 Mbps dan kapasitas maksimal downlink peak data rate hingga mencapai 14 Mbit/s. Teknologi ini dikembangkan dari WCDMA sama seperti EV-DO mengembangkan CDMA 2000. HSDPA memberikan jalur evolusi untuk jaringan Universal Mobile Telecommunications System UMTS yang memungkinkan untuk penggunaan kapasitas data yang lebih besar (sampai 14,4 Mbit/detik arah turun).

KECEPATAN UNDUH DATA :
1. Di lingkungan perumahan teknologi ini dapat melakukan unduh data hingga berkecepatan 3,7 Mbps.
2. Dalam keadaan bergerak seseorang yang sedang berkendaraan di jalan tol berkecepatan 100 km/jam dapat mengakses internet berkecepatan 1,2 Mbps.
3. Di lingkungan perkantoran yang padat pengguna dapat menikmati streaming video dengan perkiraan kecepatan 300 Kbps.

KELEBIHAN HSDPA : Mengurangi tertundanya pengunduhan data (delay) dan memberikan umpan balik yang lebih cepat saat pengguna menggunakan aplikasi interaktif seperti mobile office atau akses Internet kecepatan tinggi untuk penggunaan fasilitas permainan atau mengunduh audio dan video. Kelebihan lain HSDPA, meningkatkan kapasitas sistim tanpa memerlukan spektrum frekuensi tambahan. Hal ini menyebabkan berkurangnya biaya layanan mobile data secara signifikan.

Salah satu dari kegunaan 3,5 G adalah untuk mengakses internet dengan menawarkan berbagai keuntungan untuk kalangan bisnis maupun perorangan. Keunggulan utama yaitu dengan kecepatan super tinggi hingga 3.6 Mbps menggunakan tehnologi High Speed Downlink Package Access (HSDPA) memperlihatkan bahwa teknologi 3,5 G sangat superior dibandingkan dengan teknologi generasi sebelumnya. Keuntungan lainnya yaitu sambungan langsung ke jaringan internet internasional ataupun lokal, fitur email opsional yang dilengkapi dengan antivirus dan antispam. Dengan menggunakan single id, anda dapat memilih tipe akses internet yang disediakan oleh IM2 seperti CDMA, Hotspot, Dial Up dan lainnya.


PENUTUPAN

3,5 G merupakan teknologi transmisi data pita lebar yang dapat digunakan secara berpindah-pindah yang berbasis HSDPA dan mampu mengirimkan data awal dengan kecepatan hampir sepuluh kali lipat dari kecepatan teknologi 3 G. Di samping itu 3,5 G mempunyai banyak kelebihan antara lain mengurangi tertundanya pengunduhan data dan memberikan umpan balik yang lebih cepat saat pengguna menggunakan aplikasi interaktif. Dengan kelebihan tersebut, 3,5 G mampu menggeser keberadaan 3 G yang sudah populer di kalangan pemakai telepon genggam atau handphone.

Kamis, 10 Juli 2008

PTK

TUGAS PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI

Nama : Fandi Octariawan
No Mahasisiwa : 153060023
Kelas : A

PERBEDAAN TEKNOLOGI DIGITAL DENGAN TEKNOLOGI ANALOG

Teknologi digital itu merupakan suatu teknologi yang proses pengiriman datanya dalam bentuk dua simbol, yaitu on dan of. Dengan menggunakan teknologi digital maka informasi yang dilewatkan merupakan perpaduan deyutan listrik yang terdiri dari on dan of. Kombinasi inilah yang diterjemahkan menjadi data. Sudah banyak alat-alat elektronik yang menggunakan teknologi digital, contohnya seperti komputer. Komputer mengolah data yang ada dengan cara digital, melalui sinyal listrik yang diterimanya atau dikirimkannya. Pada prinsipnya, komputer hanya mengenal dua arus, yaitu on atau off, atau istilah dalam angkanya sering juga dikenal dengan 1 (satu) atau 0 (nol). Kombinasi dari arus on atau off inilah yang yang mampu membuat komputer melakukan banyak hal, baik dalam mengenalkan huruf, gambar,suara, bahkan film-film menarik yang anda tonton dalam format digital.
Teknologi digital mempunyai beberapa kelebihan, antara lain :
1. Mempunyai kemampuan untuk memproses pengiriman data dalam lalu lintas komunikasi yang padat.
2. sinyal dalam bentuk digital mampu mengirimkan data dengan cepat, dengan kapasitas yang lebih, dan memiliki tingkat error yang kecil.
Sinyal digital merupakan hasil teknologi yang mengubah sinyal tersebut menjadi kombinasi urutan bilangan 0 dan 1 untuk proses informasi yang mudah, cepat dan akurat. Sinyal tersebut disebut sebuah bit.
Sinyal digital memiliki berbagai keistimewaan yang tidak dapat ditemukan pada teknologi analog, yaitu:
1. Mampu mengirimkan informasi dengan kecepatan cahaya yang dapat membuat informasi dapat dikirim dengan kecepatan tinggi.
2. Penggunaan yang berulang-ulang terhadap informasi tidak mempengaruhi kualitas dan kuantitas informasi itu sendiri.
3. Informasi dapat dengan mudah diproses dan dimodifikasi ke dalam berbagai bentuk.
4. Dapat memproses informasi dalam jumlah yang sangat besar dan mengirimnya secara interaktif.
Teknologi analog merupakan bentuk komunikasi elektromagnetik yang merupakan proses pengiriman sinyal pada gelombang elektromagnetik dan bersifat variable yang berurutan. Jadi sistem analog merupakan suatu bentuk sistem komunikasi elektromagnetik yang menggantungkan proses pengiriman sinyalnya pada gelombang elektromagnetik.Kecepatan gelombang ini disebut dengan Hertz (Hz) yang diukur dalam satuan detik. Misal dalam satu detik gelombang dikirim sebanyak 1000, maka disebut dengan 1000 Hertz. Kekurangan sistem analog ini adalah pengiriman sinyal agak lambat dan sering terjadi error. Hal-hal seperti ini tidak terjadi pada sistem digital. Oleh karenanya saat ini banyak peralatan maupun aplikasi yang beralih dari sistem analog menjadi sistem digital. Misalnya ketika seseorang berkomunikasi dengan menggunakan telepon, maka suara yang dikirimkan melalui jaringan telepon tersebut dilewatkan melalui gelombang. Dan kemudian, ketika gelombang ini diterima, maka gelombang tersebutlah yang diterjemahkan kembali ke dalam bentuk suara, sehingga si penerima dapat mendengarkan apa yang disampaikan oleh pembicara lainnya dari komunikasi tersebut.

Jumat, 04 Juli 2008

AKHIRNYA BLOG INI DAPAT KUBUAT JUGA
HAHAHAHAHAHA..................................... ok........